Orang Terkaya Dunia Persembahkan Roket Luar Angkasa buat Ibunya

Sedangkan CEO SpaceX Elon Musk menamai roket recovery yang dibuatnya dari cerita fiksi ilmiah, CEO Blue Origin Jeff Bezos menamai kapal roket dengan nama ibundanya. Dalam suatu artikel di account Instagram miliknya, orang terkaya dunia itu menceritakan kalau ia serta adik- adiknya berikan kejutan pada bunda mereka, Jacklyn Bezos, dengan mempersembahkan roket recovery yang diberi nama Jacklyn.

ang keberadaannya. Tetapi nama yang sangat diingat merupakan Stena Freighter. Blue Origin setelah itu membelinya di tahun 2018 serta memboyongnya ke Florida buat dipermak, serta nama Jacklyn saat ini terukir di haluannya ahli nesia .

Dilansir dari GeekWire, Rabu( 20/ 12/ 2020) Blue Origin serta para kontraktornya dikala ini lagi membetulkan Jacklyn buat digunakan bagaikan landasan pendaratan terapung buat roket New Glenn kelas orbital yang hendak diluncurkan Blue Origin dari Cape Canaveral dini tahun depan.

Sehabis sesi pembelahan terjalin, penguat sesi awal New Glenn hendak diprogram buat mendarat dengan sendirinya di kapal dikala berlayar lewat Samudra Atlantik.

” Sesi awal Glenn baru hendak kembali ke Jacklyn sehabis tiap penerbangan yang dikerjakannya. Tidak terdapat nama yang lebih pas tidak hanya nama bunda. Ia senantiasa berikan kami tempat serta hati terbaik buat kembali. Kami mencintaimu, bunda,” tulis Bezos dalam postingannya.

Sehabis tiap kali touchdown di laut, Jacklyn hendak berlayar kembali ke pelabuhan, serta booster hendak dibawa buat direnovasi supaya dapat digunakan kembali ahlinesia.com .

Pengaturannya agak mirip dengan metode SpaceX mendaratkan booster sesi awal Falcon 9 di laut. Salah satunya perbandingan merupakan, kendaraan kepunyaan Blue Origin hendak jadi sasaran bergerak buat mengembalikan roket. Blue Origin mengklaim perihal ini membuat platform pendaratan jadi lebih normal.

Bertahun- tahun tadinya, Blue Origin serta SpaceX ikut serta perselisihan hukum atas hak paten dari prosedur tersebut, yang menyebabkan Blue Origin menarik klaim paten aslinya.

SpaceX mempunyai 2 kapal tidak berawak otonom yang berperan bagaikan landasan pendaratan di laut. Yang satu diberi nama Just Read the Instructions, serta satunya lagi Of Course I Still Love You.

Baca Juga : Metode Mempromosikan Produk Bisnis Baru Kepada Calon Pelanggan

Kedua nama tersebut digunakan buat merujuk pada pesawat luar angkasa seukuran planet dalam cerita The Player of Permainan, suatu novel fiksi ilmiah yang ditulis Iain Meter Banks.

Musk kebetulan merupakan penggemar berat Banks yang wafat pada 2013, pas kala SpaceX lagi getol- getolnya membangun pendorong roket. Pada 2015, Musk sempat mencuit di Twitter tentang uraian pendek buat pemakaian nama tersebut:” Buat menghormati IMB, RIP,” tulisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *